1. TARA KI MAHENDRA melompat tiga langkah. Ni Sinom telah berada di sampingnya ketika ia menjejakkan kaki di ta- nah. “Aku yang melihatny...
Home › Posts filed under Candika
Showing posts with label Candika. Show all posts
Showing posts with label Candika. Show all posts
Candika Dewi Penyebar Maut 12
1. GEMUT DAN MADRI DASAR Kali Putih beberapa saat sangat sunyi. Hanya gemercik air jernih di antara bebatuan, dalam kegelapan jurang di m...
0
Candika Dewi Penyebar Maut 11
1. TARI DIA lari terus. Gerakannya memang gesit. Tata larinya juga hebat. Ia begitu cepat. Dan ia tak memperhatikan di mana ia lewat.
0
Candika Dewi Penyebar Maut 10
1. ROTA DAN ROGA ANGIN menderu menerpa semak-semak di bibir jurang Kali Putih yang dari atas seakan tak berdasar itu. Perla- han dan hati...
0
Candika Dewi Penyebar Maut 09
1. PERTEMUAN SEORANG lelaki berdiri di atas bukit. Di sekitarnya ter- hampar kehijauan hutan belukar. Puncak-puncak po- hon bergelombang....
0
Candika Dewi Penyebar Maut 08
1. GADIS DI PUNCAK BUKIT UDARA sejuk pegunungan semakin sejuk terasa pada diri Ahireng yang panas karena baru menggunakan il- mu larinya ...
0
Candika Dewi Penyebar Maut 07
1. KI GONG MINTA KORBAN? GELAP sekali. Dan busuk. Busuk sekali. Tapi juga di- ngin. Dingin sekali. Dan ia terayun-ayun. Ribut sekali. Ses...
0
Candika Dewi Penyebar Maut 06
1. PASUKAN BADAI KETIKA matahari telah sekitar satu jengkal di atas Gu- nung Kawi di sebelah timur, Wara Hita mengorak sema- dinya.
0
Candika Dewi Penyebar Maut 05
1. PASUKAN BADAI KETIKA matahari telah sekitar satu jengkal di atas Gu- nung Kawi di sebelah timur, Wara Hita mengorak sema- dinya.
0
Candika Dewi Penyebar Maut 04
1. DEWI CANDIKA SAAT itu malam. Saat itu kelam. Dan lampu-lampu di taman Istana Timur Kuripan membuat bayang- bayang terang dan gelap ...
0
Candika Dewi Penyebar Maut 03
1. DI TUMENGGUNGAN PASAR ANGKUSA. Di hari pasaran. Seperti juga pasar- pasar di kota kecil lainnya. Di hari pasaran. Ramai. Hi- ruk-pi...
0
Cantika Dewi Penyebar Maut 02
1. HUKUMAN PENDAPA depan Padepokan Rahtawu sunyi senyap ki- ni. Angin pun sampai terdengar menderu di sudut- sudut atap. Angin dingin ...
0
Candika Dewi Penyebar Maut 01
Oleh Joko Lelono 1. ORANG ASING “Tara-Tari ke Kotaraja, Ja Jangan lari kalau berdua, A Ada yang melirik, Rik ‘Ri-kanan gadis cantik, ...
0
Subscribe to:
Posts (Atom)